balebanjar.com

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
Balebanjar.com
Lowongan Kerja Berlayar

By Ketut Oka, on 05-06-2010 05:44

Views : 117

Favoured : 11

Published in : Info Kerja, Lowongan Kerja


SEGERA dibutuhkan untuk posisi :

KITCHEN DEPT
1 EXECUTIVE CHEF
2 CHEF
3 SOUS CHEF
4 CHEF DE PARTIE (HOT KITCHEN)
5 CHEF DE PARTIE (COLD KITCHEN)
6 CHEF DE PARTIE (PASTRY)
7 DEMI CHEF (HOT KITCHEN)
8 DEMI CHEF (COLD KITCHEN)
9 DEMI CHEF (PASTRY)
10 COOK (HOT KITCHEN)
11 COOK PANTRY
12 COOK PASTRY
13 COOK BUTCHER
14 COOK BAKER
15 JAPANESE COOK
16 COMMIS 1
17 COMMIS 2
18 COMMIS 3
19 KITCHEN ARTIST
20 KITCHEN CLEANER

Last update: 05-06-2010 05:44

Keywords : Lowongan Cruise, Lowongan Berlayar, Cruise, Berlayar, kerja
User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...

PDF
 
Desa Sedang

By Ketut Oka, on 01-03-2010 12:32

Views : 338

Favoured : 19

Published in : Geografi dan Demografi, Pemerintahan

Desa sedang merupakan salah satu desa yang termasuk dalam wilayah kabupaten badung, kec. Abiansemal.  Desa sedang merupakan daerah dataran rendah yang dengan ketinggian + 120 m diatas permukaan air laut dan luas wilayah 339 ha. Desa Sedang adalah daerah beriklim tropis yang cukup lembab dengan curah hujan 2000 s/d 3000 mm/thn temperatur rata-rata 18 C s/d 26 C.

Lokasi Desa sedang terletak 10 km disebelah tenggara  abiansemal dan 10 km kearah timur dari kantor bupati badung di sempidi. Desa sedang berbatasan dengan di sebelah utara Desa Mambal, Selatan Angantaka dan Barat Sibang.  Sedangkan sebelah timur berbatasan dengan desa Kutri (Gianyar).

Sejarah Desa Sedang

Dalam babad Mengwi disebutkan bahwa lingkungan desa Sedang sabelunnya bernama desa Bhun diperintah oleh I Gusti Ngurah Bhun yang pada masa  itu menjadi wilayah kekuasaan Kerajaan Mangupura. Kerajaan Mangupura yang sakarang dikenal dengan nama Mengwi, saat itu diperintah oleh Ida Cokorda Agung Mayun.

Last update: 16-05-2010 12:29

Keywords : Desa Sedang, Desa Teladan, Desa di Bali, Desa Sesedan, Ngurah Bhun
User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...

PDF
 
Wija ,Bhasma dan Wibhukti

By Ketut Oka, on 10-04-2009 09:45

Views : 554

Favoured : 38

Published in : Hindu Dharma, Tatwa

Agama bertitik tolak dari kepercayaan manusia kepada Tuhan. Bentuk-bentuk pelaksanaannya akan sesuai dengan isi dari kepercayaannya itu, Isi kepercayaannya itulah merupakan ajaran ketuhanannya. Ajaran ketuhanan itu dalam lontar-lontar di bali di sebut Çiwa-Tattwa. Çiwa adalah sebutan Tuhan Yang Maha Esa, yang sama dengan istilah Brahman dalam kitab Upanisad atau sama dengan Tat-Sat dalam Weda. Sedangkan kata Tattwa berarti hakekat. Jadi Çiwa-Tattwa berarti ajaran tentang hakekat Çiwa (Tuhan).

Menurut Çiwa-Tattwa dinyatakan bahwa ada 2 aspek Çiwa, yaitu :
1. Aspeknya yang trancendent (mengatasi segala)
2. Aspeknya yang immanent (hadir dimana-mana)

Dalam aspeknya yang trancendent beliau adalah Nirguna Brahma atau Parama-Çiwa, yang bersifat serba bukan atau serba tidak. Bukan ini bukan itu (na iti na iti), tak terpikirkan(acintya), tak dapat digambarkan (nirakhyatah), tak berpribadi (impersonal God), tak dapat dibatasi dan sebagainya. Sedangkan dalam aspeknya yang immanent, beliau adalah Saguna Brahma atau Cada Çiwa yang bersifat serba Ia. Ia ayah (sah Pitah) Ia Ibu (sah Natah), IA Saudara (sah Wanduh) dan sebagainya. Ia bersifat serba Maha, Mahapengasih, Mahabijaksana, Mahakarya dan sebagainya. Ia bisa hadir dan dihadirkan dimana-mana sesuai dengan keinginan pemujaNya(Istadewata), jadi beliau berpribadi(personal God).

Last update: 04-01-2010 09:16

User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...

PDF
 
Gender Dan Swadharma Warga Rumah Tangga Dalam Perspektif Agama Hindu

By Ketut Oka, on 04-01-2010 08:54

Views : 632

Favoured : 39

Published in : Hindu Dharma, Tatwa

Oleh : Ida Bagus Agung

Pengantar.

Manusia sejak lahir sudah dibuatkan identitas oleh orang tuanya. Sebagai contoh anak laki-laki diberi nama Kartono, sedangkan anak perempuan diberi nama Kartini. Melalui proses belajar manusia membedakan jenis kelamin laki-laki dan perempuan tidak hanya memandang dari aspek biologisnya saja, tetapi juga dikaitkan dengan tugas dan kewajiban (swadharma) atau fungsi dasarnya dan kesesuaian pekerjaannya. Dari proses belajar ini barangkali yang memunculkan teori “gender” yang dijadikan sebagai pijakan berpikir sehingga menjadi “ideologi gender.” Ideologi gender merupakan dasar berpikir yang membedakan dua jenis manusia berdasarkan “kepantasannya.” Melalui ideologi gender manusia menciptakan “kotak” untuk lakilaki dan “kotak” untuk perempuan sesuai dengan pengalaman yang diperolehnya. Ciri-ciri  lakilaki dan perempuan “dikunci mati” oleh ideologi gender (A. Nunuk Prasetyo Murniati, 1993:4).

Salah satu dampak negatif dari ideologi gender adalah terbentuknya budaya patriarkhi di mana kedudukan perempuan ditentukan lebih rendah daripada laki-laki atau dalam masyarakat terjadi dominasi laki-laki. Dalam keluarga kedudukan laki-laki lebih tinggi, suami lebih berkuasa, suami yang di depan sementara isteri di belakang saja. Budaya patriarkhi menjadi/memberi “warna” dari kehidupan sosial.

Last update: 04-01-2010 09:36

Keywords : Keluarga Hindu, Tatwa, Gender
User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...

PDF
 
Moksa Adalah Pembebasan Atma dalam Agama Hindu

By Ketut Oka, on 30-12-2009 09:51

Views : 772

Favoured : 40

Published in : Hindu Dharma, Tatwa

Oleh : T.G. Putra
Pengertian Moksa.

Dalam agama Hindu kita percaya adanya Panca Srada yaitu lima keyakinan yang terdiri dari, Brahman, Atman, Karma Pala, Reinkarnasi, dan Moksa. Moksa berasal dari bahasa sansekreta dari akar kata "MUC" yang artinya bebas atau membebaskan. Moksa dapat juga disebut dengan Mukti artinya mencapai kebebasan jiwatman atau kebahagian rohani yang langgeng. Jagaditha dapat juga disebut dengan Bukti artinya membina kebahagiaan, kemakmuran kehidupan masyarakat dan negara.

Jadi Moksa adalah suatu kepercayaan adanya kebebasan yaitu bersatunya antara atman dengan brahman. Kalau orang sudah mengalami moksa dia akan bebas dari ikatan keduniawian, bebas dari hukum karma dan bebas dari penjelmaan kembali (reinkarnasi) dan akan mengalami Sat, Cit, Ananda (kebenaran, kesadaran, kebahagian).

Dalam kehidupan kita saat ini juga dapat untuk mencapai moksa yang disebut dengan Jiwan Mukti (Moksa semasih hidup), bukan berarti moksa hanya dapat dicapai dan dirasakan setelah meninggal dunia, dalam kehidupan sekarangpun kita dapat merasakan moksa yaitu kebebesan asal persyaratan2 moksa dilakukan, jadi kita mencapai moksa tidak menunggu waktu sampai meninggal.

Last update: 30-12-2009 09:56

Keywords : T.G. Putra, Moksa, Tatwa
User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...

PDF
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 4

Kesadaran Pikiran

Intisari dari semua indria adalah pikiran;intisari dari pikiran adalah Buddhi; Intisari dari Buddhi adalah Ahamkara; dan esensi dari Ahamkara adalah sang Jiva (jiwa individu). Brahman atau Sudha Chaitanya adalah rahim, Yoni atau Adishtana dari segalanya. Ia adalah segalanya. (Sri Svami Sivananda)


 
Ia yang tidak mencintai pun tidak membenci, senantiasa hidup dalam kedamaian. ~anonymous~

 
Terberkatilah manusia yang meningkat pemikirannya, menjaga sebuah ideal dan berjuang keras untuk meningkatkan dirinya menuju idealnya itu. Sebab baginyalah "Kesadaran Tuhan" akan segera tercapai. ~ Sri Swami Sivananda Sarasvati ~

 
Ya Hyang Widhi yang menguasai ketiga dunia ini, Yang maha suci dan sumber segala kehidupan, sumber segala cahaya, semoga limpahkan pada budi nurani kami penerangan sinar cahayaMu yang maha suci. (Gayatri Mantram)

 
Atma dibersihkan dengan tapa brata, budhi dibersihkan dengan ilmu pengetahuan (widia), manah (pikiran) dibersihkan dengan kebenaran dan kejujuran yang disebut satya. ~ Dharmasastra V, 109 ~

 

Visitorcounter

Today175
Yesterday274
Week845
Month3701
All163668

Who's Online

We have 15 guests online

Login Form


Polls

Infrastruktur apa yang masih sangat kurang di BALI ?
 

Renungan

Atma dibersihkan dengan tapa brata, budhi dibersihkan dengan ilmu pengetahuan (widia), manah (pikiran) dibersihkan dengan kebenaran dan kejujuran yang disebut satya. ~ Dharmasastra V, 109 ~
<bgsound src='/music/kutabali.mid' loop='infinite'>