| By Ketut Oka,
on 10-04-2009 01:30
|
Views : 593 |
Favoured : 22 |
Published in : Tokoh, Tokoh |
I Ketut Mario diperkirakan lahir di Desa Belaluan, Denpasar, dan besar hingga dewasa di Banjar Lebah, Tabanan. Seorang bangsawan bernama Anak Agung Ngurah Made Kaleran yang sangat suka seni dan memberi perhatian serta dukungan kepada seniman-seniman dianggap sebagai bapak angkat oleh Mario.
Mario pertama kali menjadi penari untuk kelompok Gong Pangkung di Tabanan. Tahun 1958 dia dan kelompok gong itu melawat ke Paris, Belanda, Amerika dan Kanada, dan di tahun 1962 mereka berkeliling Amerika.
Mario tidak hanya seorang penari, ia juga seorang pencipta tari. Kreasinya, Kebyar Duduk, atau jika ditarikan dengan trompong menjadi Kebyar Trompong, membawa revolusi dalam tarian Bali. Kreasi ini sangat kontras dengan tarian-tarian lain pada saat itu, dimana sebagian besar dari tarian ini ditarikan dalam posisi setengah duduk. Kelahiran Kebyar Duduk di tahun 1925 mendapat pengaruh besar dari gamelan gong kebyar yang dimainkan oleh kelompok gong dari Desa Bantiran yang dengan tidak sengaja didengar oleh Mario. Kreasi Mario lainnya adalah Oleg Tamulilingan yangn dia buat di tahun 1952. Tarian ini juga memberi sumbangan untuk perkembangan tari Bali.
Last update: 10-04-2009 18:20
|
|