| Hanya tatkala batin heninglah kita bisa memahami apapun. Apabila saya hendak memahami seseorang, pikiran saya mesti heneng, tidak ngoceh, tidak berprasangka, tidak mempertontonkan tak terhitung banyaknya opini-opini dan pengalaman-pengalaman, sebab mereka menghalangi observasi dan pemahamahan. *J. Krishnamurti* |